Hindari Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan pada Google Adwords Ini

Sebagai internet marketer, Anda pasti mengetahui bahwa menggunakan Google AdWords merupakan cara terbaik untuk mengarahkan lalu lintas pengunjung ke website Anda. Strategi kampanye iklan yang kurang baik akan menyebabkan pengeluaran dana yang besar, namun jika dilakukan dengan benar akan menjaga bisnis Anda tetap bertahan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa kesalahan umum yang seringkali dilakukan oleh sebagian internet marketer pada Jasa  AdWords. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum seperti ini dan mengikuti saran alternatif yang disediakan, Anda akan menemui kesuksesan dalam kampanye iklan guna mempromosikan bisnis Anda ke target audiens yang Anda pilih.

Pengelompokkan Keyword yang Tidak Tepat

Tidak menggunakan grup iklan adalah salah satu kesalahan terbesar yang seringkali dilakukan oleh seorang internet marketer. Seorang internet marketer harus melakukan pengelompokkan keyword dengan benar, karena iklan serupa yang sesuai dengan keyword tertentu, akan membuat audiens Anda dapat lebih mudah melihat iklan yang Anda buat.

Menggunakan Keyword yang Tidak Tepat

Kesalahan terbesar berikutnya adalah para internet marketer yang tidak menggunakan klasifikasi keyword berdasarkan kecocokan umum, kecocokan frase dan kecocokan tepat. Saat ini Google AdWords memiliki sebuah fitur yang akan memungkinkan Anda untuk menambahkan keyword untuk kampanye iklan dengan menambahkannya sebagai keyword dengan kecocokan umum, kecocokan frase atau kecocokan tepat.

Tidak Menggunakan Keyword Negatif

Google AdWords juga memiliki sebuah fitur yang akan memungkinkan Anda untuk menggunakan keyword negatif sebagai salah satu cara untuk mengecualikan keyword yang tidak cocok untuk produk Anda.

Sebagai contoh, jika Anda memiliki sebuah bisnis yang menjual sepatu wanita bukan sepatu olahraga, maka Anda pastinya tidak ingin iklan Anda muncul pada pencarian dengan kata kunci “sepatu lari wanita”, melainkan muncul pada penelusuran dengan kata kunci “sepatu wanita.” Dengan demikian, Anda dapat menambahkan “lari” sebagai kata kunci negatif, dan iklan Anda tidak akan ditampilkan untuk setiap pencarian yang menyertakan kata “lari.”

Tidak Mengetahui Lifetime Value (LTV)

Pernahkah Anda menghitung LTV bagi konsumen Anda? Jika belum, Anda dapat menghitung berapa banyak Anda dapat menghabiskan dana di Google AdWords per akuisisi. Jika Anda tidak tahu bagaimana cara menghitung LTV untuk bisnis Anda, cobalah untuk menghitung LTV Anda melalui KISSmetrics. Hitung LTV untuk bisnis Anda, dan kemudian kelola kampanye iklan Anda sebaik mungkin.

Ulasan tentang kesalahan umum yang seringkali dilakukan oleh internet marketer pada Google AdWords ini dijamin akan membantu Anda untuk lebih mengoptimalkan kampanye iklan Anda, yang akan membawa kesuksesan bagi bisnis Anda.

3 Hal Yang Mungkin Anda Tidak Ketahui Tentang Google Adwords

Google Adwords adalah merupakan salah satu produk yang dimiliki oleh Google yang bergerak dalam bidang periklanan yang melayani kampanye iklan untuk berbagai bidang, termasuk bisnis. Pelaku usaha selalu ingin situs web mereka berada di bagian peringkat paling atas pada setiap pencarian, tetapi ada hal-hal tertentu yang perlu Anda ketahui sebelum memulai dengan Google Adwords. Sebelum membuat kampanye iklan dengan Adwords, Anda terlebih dahulu mengetahui 3 hal yang mungkin belum Anda ketahui tentang Adwords.

Ada Tiga Jenis Kata Kunci

Di dunia internet, ada tiga jenis kata kunci yang biasa digunakan oleh konsumen ketika mencari sebuah produk. Adapun tiga jenis kata kunci yang seringkali digunakan oleh konsumen adalah frase penelitian, frase perbandingan dan frase pembeli. Untuk frase penelitian, biasanya tipe konsumen yang tidak mengetahui apa yang harus mereka cari dan akhirnya mereka melakukan sebuah penelitian terlebih dahulu melalui mesin pencari.

Lalu untuk frase perbandingan, biasanya dilakukan oleh tipe konsumen yang bingung harus memilih produk yang mana untuk mereka beli. Dengan begitu, mereka biasanya mencoba untuk membandingkan sebuah produk dengan produk lainnya yang serupa, untuk melihat mana yang lebih unggul. Sebagai contoh mereka yang sedang mencari sebuah smartphone, biasanya mereka menggunakan kata kunci Samsung S5 vs iPhone 6, Nokia Lumia vs Xperia Z3 atau harga Samsung S5.

Yang terakhir adalah frase pembeli, merupakan tipe konsumen yang sudah mengetahui apa yang mereka inginkan namun tidak tahu harus mencarinya dimana, maka dari itu mereka melakukan pencarian melalui mesin pencari. Sebagai contoh pada tipe konsumen seperti ini biasanya mencari yang mereka inginkan dengan menggunakan kata kunci seperti berdasarkan warna, ukuran, model dan nama merek.

Menghemat Waktu dengan Penyisipan Kata Kunci Dinamis

Anda dapat lebih menghemat waktu jika Anda menggunakan penyisipan kata kunci dinamis. Daripada Anda menulis banyak iklan, Anda dapat menggunakan jalan pintas dengan menempatkan kata kunci di dalam iklan. Dan kata kunci tersebut dapat Anda sisipkan pada Judul, deskripsi hingga URL.

Posisi Iklan Tidak Mempengaruhi CTR

Beberapa pakar SEO mengatakan bahwa posisi iklan sangat menentukan dan mempengaruhi CTR, namun pada faktanya posisi iklan sama sekali tidak mempengaruhi tingkat CTR. Salah satu yang sangat mempengaruhi tingkat CTR adalah sebuah iklan yang relevan dengan kata kunci yang tepat akan menarik perhatian audiens dan mempengaruhi tingkat CTR.

Jika saat ini Anda telah mengetahui ketiga hal yang telah dijelaskan diatas, Anda dapat langsung memulai kampanye iklan Anda menggunakan Jasa Google Adwords. Dengan Adwords, Anda dapat melakukan banyak hal untuk kesuksesan kampanye iklan Anda, mulai dari menargetkan audiens berdasarkan jenis kelamin, umur, perangkat yang digunakan bahkan hingga lokasi tempat tinggal target audiens dapat Anda lakukan di Adwords.

Bagaimana Menggunakan Google AdWords untuk Website Bisnis Anda?

Mungkin Anda pernah bertanya-tanya mengapa traffic website bisnis Anda sangat menurun. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan Anda tidak menggunakan Jasa Google AdWords untuk mempromosikan website bisnis Anda. Bagi sebagian pebisnis, Google AdWords memiliki sistem yang cukup sulit, namun sebenarnya tidak terlalu sulit untuk digunakan. Bahkan dengan biaya hanya sebesar $1 per hari atau setara dengan Rp. 11.000,- per hari, Google AdWords ini pantas untuk dicoba untuk dapat meningkatkan traffic website bisnis yang Anda kelola. Berikut ini langkah-langkah menggunakan Google AdWords untuk website bisnis Anda.

Buat Akun Google Anda

Sebelum dapat menggunakan Google AdWords, Anda harus membuat sebuah akun terlebih dahulu.  Setelah Anda mengklik  Get Started Now  di website Google AdWords, Anda akan diminta untuk membuat akun Google biasa atau akun Google yang baru khusus untuk iklan yang akan digunakan untuk website Anda nantinya. Setelah itu Anda diharuskan menggunakan kartu kredit untuk membayar iklan. Setelah Anda melakukan verifikasi akun Google AdWords Anda, Anda dapat langsung menggunakan Google AdWords untuk website bisnis Anda.

Memulai Promosi

Anda dapat memulai promosi melalui kampanye dengan mengklik tab Campaign. Anda dapat memilih apakah Anda akan mengarahkan iklan Anda ke Search Engine Campaign (untuk pengguna yang mencari langsung di Google), Display Campaign (untuk pengguna yang menggunakan Google Adsense di website mereka) atau Anda juga dapat memilih keduanya. Anda juga dapat menentukan jangkauan dari promosi yang Anda buat, Anda dapat menentukan lokasi hingga bahkan negara mana saja yang dapat melihat promosi Anda.

Tetapkan Biaya

Biaya untuk kampanye menggunakan Google AdWords terbagi menjadi dua komponen yaitu Bid dan biaya keseluruhan per hari. Bid adalah berapa banyak Anda akan membayar untuk satu kali klik iklan yang Anda buat. Sedangkan biaya keseluruhan per hari menetapkan biaya maksimum yang akan Anda keluarkan untuk iklan Anda selama 24 jam. Setelah Anda mendapatkan klik iklan yang cukup untuk website bisnis Anda, Google secara otomatis nantinya tidak lagi menampilkan iklan Anda sampai hari berikutnya.

Dengan Google AdWords, Anda dapat dengan mudah meningkatkan website bisnis Anda untuk menarik calon konsumen agar dapat mengenal bisnis yang sedang Anda tawarkan. Dengan biaya yang terbilang sangat murah, Google AdWords sangat cocok bagi Anda pebisnis yang memiliki bisnis kecil dan menargetkan untuk lebih mengembangkan bisnis Anda.

10 Alasan Anda Harus Melakukan Pemasaran dengan AdWords

Mungkin Anda masih asing dengan istilah Google AdWords, padahal bisa jadi Anda sering melihatnya saat sedang melakukan pencarian melalui Google Search. Google AdWords adalah jasa pay-per-click dari Google yang membantu memasang iklan bagi brand Anda. Banyak pemilik bisnis yang berhasil meraih keuntungan setelah menggunakan Jasa Google AdWords sebagai digital marketing untuk UKM mereka.

  1. Mudah Diukur dan Fleksibel

Dibandingkan dengan strategi marketing tradisional yang mengandalkan iklan di televisi ataupun koran, AdWords jauh lebih mudah diukur. Ini khususnya jika Anda menggunakan Google AdWords PPC (pay-per-click). AdWords juga jauh lebih fleksibel karena pilihannya bisa disesuaikan dengan keinginan Anda.

  1. Lebih Cepat daripada SEO

Butuh waktu berbulan-bulan untuk mengetahui keberhasilan SEO. Dengan campaign AdWords, iklan akan langsung muncul dan Anda akan mendapatkan data secara langsung, seperti data kunjungan audiens.

  1. Mampu Bersaing dengan Kompetitor

Menurut data dari Moz, 80% hasil pencarian kini menghadirkan AdWords. Ini artinya sudah banyak pebisnis menggunakan Google AdWords sebagai strategi digital marketing. Satu-satunya cara untuk menyaingi kompetitor Anda adalah melakukan hal yang sama. Dengan AdWords, situs Anda akan lebih banyak di-klik dibandingkan pesaing.

  1. Lebih Transparan

Google AdWords jauh lebih transparan dalam memberikan data traffic kunjungan audiens terhadap situs Anda.

  1. Budget Lebih Terkontrol

Dengan sistem PPC, Google AdWords jauh lebih menguntungkan karena Anda bisa memasang campaign sesuai budget yang dimiliki tanpa harus takut kekurangan dana.

  1. Local Targeting

Google AdWords menawarkan kemudahan untuk menentukan target lokasi dengan spesifik. Dengan begitu, iklan yang dipasang bisa muncul di lokasi target yang diinginkan. Hal ini tentunya akan lebih memudahkan Anda untuk menentukan target, baik dalam skala lokal, nasional, maupun bahkan internasional.

  1. Tingginya Nilai ROI

AdWords dikenal sangat menguntungkan karena laba atas investasi (ROI) yang sangat tinggi. Hal ini berasal dari kemudahan sistem PPC yang lebih mudah dilacak dan dihitung hasilnya.

  1. Traffic yang Instan

AdWords membantu Anda memasang iklan Anda di tempat dan dengan kata kunci yang tepat. Ini tentunya meningkatkan klik dan kunjungan audiens. Karena itu, AdWords menjadi cara efektif untuk meningkatkan traffic ke situs Anda.

  1. Meningkatkan Pencarian Keyword

Melalui AdWords, Anda bisa mengetahui keyword apa yang paling banyak dicari. Anda juga bisa memanfaatkan hal ini untuk menjadi situs yang dicari berdasarkan kata kunci tersebut.

  1. Membayar untuk Hasil yang Didapatkan

Sistem PPC menawarkan kemudahan bagi Anda untuk membayar hanya jika audiens meng-klik iklan Anda. Ini berarti, audiens dapat dengan mudah melihat iklan tanpa Anda perlu mengeluarkan uang untuk hal itu.

Mungkin sebelumnya Anda masih ragu dan menganggap layanan Google AdWords hanya untuk bisnis skala besar. Padahal, Google AdWords juga dapat sangat membantu strategi digital marketing untuk UKM. Setelah mengetahui 10 alasan tersebut tentunya Anda akan semakin yakin untuk menggunakan layanan Google AdWords.

 

Sources:

forbes.com/sites/johnrampton/2014/03/29/5-reasons-your-business-should-use-adwords/#33dd19c658eb

wordstream.com/blog/ws/2012/12/03/why-use-adwords

searchscientist.co.uk/adwords-consultancy/why-use-adwords/

instantshift.com/2012/05/30/10-reasons-why-you-should-be-using-google-adwords/

5 Tips Membuat Daftar Keywords di Google Adwords

Untuk menggunakan Google Adwords  secara efektif untuk memasarkan produk atau jasa Anda, memilih kata kunci merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk Anda lakukan. Dengan memilih daftar kata kunci yang tepat untuk promosi Anda, akan membantu Anda untuk menampilkan iklan kepada pelanggan yang Anda inginkan pada saat mereka mencari istilah tertentu atau mengunjungi website tertentu.

Berikut ini tips cara membuat daftar kata kunci di Google Adwords yang dapat Anda coba.

Masukkan Frase yang Salah Eja atau Salah Tulis

Beberapa pengguna mesin pencari seringkali menuliskan kata kunci yang salah eja atau salah tulis. Dengan kondisi tersebut, disarankan untuk memasukkan frase yang seringkali pengguna mesin pencari salah eja atau salah tulis. Agar Anda dapat dengan mudah mengetahui apa saja kata kunci yang seringkali salah eja atau salah tulis, Anda harus memposisikan diri Anda sebagai pengguna mesin pencari.

Gunakan Frase Umum

Agar situs web Anda dapat lebih mudah ditemukan pada saat pengguna mesin pencari memasukkan kata kunci, Anda harus memasukkan daftar kata kunci di Google Adwords dengan frasa yang umum digunakan.

Terjemahkan Kata dan Frasa

Apabila Anda ingin situs web Anda dikenal lebih luas, terjemahkan nama produk atau jasa Anda sesuai dengan negara yang menjadi target pemasaran Anda. Dengan begitu, pengguna mesin pencari di luar negeri dapat lebih mudah dimengerti oleh konsumen di negara tertentu.

Kelompokkan Kata Kunci

Untuk menampilkan iklan yang lebih relevan kepada pelanggan yang potensial, cobalah untuk mengelompokkan kata kunci dan iklan dalam grup iklan Anda berdasarkan produk, jasa, atau kategori lainnya. Selain itu, Anda dapat menyimpan kelompok kata kunci yang Anda buat agar dapat terorganisir dengan lebih baik jika kata kunci dapat Anda kelompokkan ke dalam tema.

Gunakan Search Terms Report

Search Terms Report akan membantu Anda untuk memberikan berbagai informasi tentang kinerja dari kata kunci yang Anda buat. Informasi tersebut dapat membantu Anda untuk menghapus kata kunci yang berkinerja buruk atau menambahkan kata kunci yang baru. Selain itu Anda juga dapat menggunakan Search Terms Report untuk membantu Anda mengidentifikasi beberapa kata kunci negatif.

Dengan membuat daftar kata kunci di Google Adwords, Anda dapat lebih mudah mengatur kata kunci dan memantau kinerja dari kata kunci yang Anda masukkan, apakah berdampak besar terhadap situs web Anda.

Butuh Jasa Google Adwords Murah?

Ingin Sukses Menggunakan Google Adwords ? Ini Dia Tipsnya

Bagi Anda pebisnis yang memasarkan produk Anda melalui sebuah halaman situs, Google Adwords merupakan sebuah kekuatan untuk halaman situs Anda. Google Adwords Murah dapat membuat Anda mendapatkan pengunjung atau bahkan calon konsumen yang tertarik dengan produk Anda hingga mencapai jutaan pengujung hanya dalam hitungan detik. Namun beberapa pengguna Google Adwords secara tidak sadar memiliki kesalahan dalam menggunakan Google Adwords, sehingga Google Adwords yang mereka gunakan tidak bekerja secara maksimal. Berikut tips sukses dan cara menghidari kesalahan dalam menggunakan Google Adwords.

1.       Pilih Target yang Tepat

Targetkan bahasa dan daerah dimana iklan Anda akan ditayangkan. Usahakan untuk tidak memilih semua bahasa dan daerah, karena belum tentu produk yang akan Anda jual familiar di beberapa daerah. Jadi ada baiknya untuk melihat daerah mana saja yang menurut Anda familiar dengan produk yang Anda jual.

2.       Tanda Khusus di Kata Kunci

Gunakan tanda-tanda khusus pada kata kunci yang Anda buat, seperti tanda “[ ]” agar iklan Anda langsung muncul pada saat seseorang mengetik kata kunci yang diawali dan diakhiri dengan tanda “[ ]”. Namun sebaiknya gunakan juga kata kunci yang sama, namun tanpa menggunakan tanda “[ ]”.

3.    Lakukan Tes

Dalam 1 promosi sebuah produk, coba buat 2 iklan yang berbeda namun sama kaitannya dengan 1 produk tersebut. Setelah itu coba lakukan sebuah tes pada kedua iklan tersebut dan lihat iklan mana yang menghasilkan CTR (Click Through Ratio) paling tinggi dan cukup gunakan satu saja iklan yang memiliki CTR paling tinggi.

4.    Gunakan Kata yang Menarik Perhatian

Usahakan untuk selalu menggunakan kata yang dapat menarik perhatian pada judul atau deskripsi artikel Anda. Pastikan juga untuk menggunakan kata yang tidak melanggar peraturan Google Adwords.

5.       Hindari Penggunaan Kata-Kata Umum

Selalu cari dan gunakan kata yang efektif untuk iklan Anda. Jangan menggunakan kata-kata yang umum digunakan atau kata-kata yang tidak penting karena akan membuat Google Adwords Anda tidak dapat bekerja secara maksimal dan sangat berpengaruh buruk terhadap iklan yang Anda buat.

Bagi Anda yang mengeluhkan kurangnya pengunjung yang datang ke halaman situs Anda, coba untuk memperhatikan 5 hal di atas. Selalu optimalkan kinerja Google Adwords Anda dengan selalu melakukan penelitian sebelum membuat kampanye iklan, dengan begitu popularitas halaman situs Anda dapat lebih mudah meningkat.

Targetkan Pengguna Mobile dengan Google Adwords

Jasa Google Adwords merupakan platform iklan online paling populer saat ini yang seringkali digunakan oleh para pelaku bisnis kecil hingga besar. Hingga awal 2013, Google AdWords memungkinkan Anda untuk mengatur kampanye iklan terpisah dengan menargetkan perangkat mobile sebagai target audiens Anda.

Berikut ini terdapat beberapa langkah untuk Anda yang menginginkan kampanye iklan yang dikhususkan untuk para pengguna ponsel.

Gunakan Bid Modifier

Dengan menggunakan Bid Modifier, Anda dapat menambah atau mengurangi tawaran iklan dengan persentase yang akan muncul di perangkat mobile. Para profesional PPC sangat menyarankan untuk menggunakan Bid Modifier agar kampanye iklan dapat lebih fokus pada audiens yang menggunakan perangkat mobile saja. Untuk mengatur Bid Modifier, cari pada “Pengaturan” dalam tab kampanye yang Anda inginkan, dan pilih “Devices” .

Buat Mobile-Preferred Ads

Pilihan lain adalah dengan membuat Mobile-Preferred Ads. Ketika Anda membuat sebuah kampanye iklan pada Google AdWords, Anda bisa mencentang kotak Device Preference untuk dapat mengaktifkan mode Mobile Preferred Ads. Dengan mengaktifkan mode mobile tersebut, iklan yang Anda buat akan menyesuaikan dengan audiens yang menggunakan perangkat mobile. Untuk membuat Mobile-Preferred Ads, centang kotak “Mobile” yang terletak di bawah “Device Preference”.

Atur Ukuran Iklan dengan Tepat

Jika Anda ingin membuat sebuah kampanye iklan khusus bagi pengguna perangkat mobile, usahakan untuk membuat ukuran iklan tidak lebih dari 320 x 50 pixel. Dengan Google Adwords, Anda juga dapat membuat iklan dalam format animasi untuk mendapatkan lebih banyak perhatian target audiens Anda. Bahkan, jika Anda ingin menjalankan iklan Anda dalam format animasi pada perangkat mobile yang tidak mendukung Flash, Google AdWords menawarkan opsi untuk mengkonversi file Flash dengan format HTML5 pada saat Anda meng-upload iklan animasi Anda.

Gunakan Website yang Responsif

Website yang responsif sangat disarankan untuk digunakan sebagai website bisnis. Hal ini agar pengguna perangkat mobile dapat lebih mudah mengakses website Anda. Namun, jika Anda memiliki website yang terpisah antara website untuk perangkat dekstop dan mobile, usahakan Anda membuat URL khusus agar audiens Anda yang menggunakan perangkat mobile dapat diarahkan ke halaman website yang tepat.

Dengan Google Adwords, Anda juga dapat melakukan hal tersebut dengan cara menggunakan parameter ValueTrack dengan menentukan URL untuk versi mobile dan desktop. Pada saat audiens Anda mengklik iklan Anda, mereka akan diarahkan ke halaman yang tepat berdasarkan perangkat yang digunakannya.

Mulai saat ini, cobalah untuk memfokuskan kampanye iklan Anda untuk audiens yang menggunakan perangkat mobile. Mengingat saat ini pengguna perangkat mobile lebih banyak mengakses website dibandingkan dengan pengguna perangkat desktop.

4 Alasan Mengapa Google Adwords dapat Diandalkan

Google Adwords merupakan produk milik Google yang bekerja untuk menampilkan iklan. Dengan beriklan di Google Adwords, iklan yang Anda pasang akan terlihat setiap kali konsumen Anda mengakses mesin pencari Google. Dan, Anda akan dikenakan biaya setiap kali seseorang mengklik iklan yang Anda pasang tersebut.

Dengan Google Adwords, Anda memiliki kesempatan besar untuk mengenalkan bisnis Anda lebih luas lagi. Selain itu, Adwords juga memiliki kelebihan lainnya seperti penempatan iklan yang mudah dilihat hingga biaya iklan yang sangat murah, sehingga sangat cocok bagi Anda, terutama pelaku bisnis UKM yang belum memiliki banyak biaya untuk mempromosikan bisnis Anda. Berikut ini adalah 4 alasan lain mengapa Anda harus menggunakan Google Adwords sebagai media promosi Anda.

Fleksibel

Salah satu keuntungan utama dari strategi pemasaran online dibandingkan dengan strategi pemasaran tradisional adalah Anda akan sangat mudah untuk mengukur bagaimana grafik perkembangan bisnis Anda dari iklan yang Anda buat, salah satunya menggunakan fitur Adwords PPC.  Adwords PPC adalah salah satu sumber daya terbaik untuk mengukur kinerja iklan yang Anda buat. Selain itu, Google AdWords juga lebih fleksibel karena menyediakan beragam pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kampanye iklan Anda.

Hasil Grafik Instan

Dengan menggunakan Google Adwords, Anda akan langsung mendapatkan hasil perkembangan iklan yang Anda pasang dengan cepat tanpa harus menunggu berhari-hari. Dengan begitu, Anda dapat langsung melihat apakah iklan yang Anda buat telah bekerja dengan baik atau melihat mana saja kata kunci yang bekerja ataupun kata kunci yang kurang bekerja. Anda pun dapat langsung melakukan riset untuk kata kunci yang tidak bekerja tersebut.

Membantu Mengalahkan Pesaing Anda

Google Adwords memang selalu bekerja dengan baik dalam hal SEO untuk menghasilkan pengujung ke situs bisnis Anda. Namun, dengan kelebihan dari Google Adwords tersebut, saat ini sudah banyak sekali para pelaku bisnis seperti Anda yang juga telah menggunakan Adwords sebagai media promosi untuk bisnisnya. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena Google Adwords juga dapat membantu Anda untuk mengalahkan para pesaing bisnis Anda, dengan cara selalu menempatkan iklan Anda di posisi yang strategis sehingga dapat dengan mudah menarik perhatian konsumen.

Menghemat Anggaran Dana Anda

Google Adwords memiliki fitur yang dapat menghemat anggaran dana Anda. Dengan Google Adwords, Anda dapat mengatur biaya maksimum per harinya untuk iklan yang Anda akan tayangkan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tertarik menggunakan Jasa Google Adwords sebagai media promosi bisnis Anda? Segera daftarkan diri Anda dengan membuat akun di Google Adwords. Setelah akun yang Anda buat aktif, Anda dapat langsung mulai menayangkan iklan Anda dan langsung menikmati keuntungan dari Google Adwords untuk bisnis Anda.

Tips Maksimalkan Strategi Google AdWords Bidding

Jika Anda sedang mempertimbangkan memasang iklan digital di dunia maya, sebaiknya coba servis Google AdWords. Berbeda dari memasang iklan di media cetak atau televisi, metode layanan Google AdWords menggunakan jasa PPC (Pay-Per-Click). Metode ini memungkinkan perusahaan Anda membayar iklan saat diklik. Tentunya ini jauh lebih menguntungkan dibandingkan membayar langsung dengan jumlah besar saat memasang iklan di majalah atau televisi.

Untuk menghindari kerugian dalam menggunakan Google AdWords, Anda perlu strategi untuk menentukan harga bidding atau penawaran Anda untuk PPC pada Google Words. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda memaksimalkan strategi bidding Google AdWords sebagai media digital marketing untuk UKM.

Gunakan AdWords Automatic Bidding

Sebelum menentukan jenis bidding yang akan Anda gunakan, tentukanlah sebuah strategi bidding berdasarkan tujuan Anda. Bidding berbeda akan menghasilkan campaign yang berbeda. Automatic Bidding sangat cocok bagi Anda yang baru mulai menggunakan Google AdWords dan ingin meningkatkan jumlah klik dari iklan yang dipasang.

Bidding ini praktis dan statis sehingga membantu meringankan upaya pengaturan iklan sesuai budget, dengan tetap meraih hasil yang diinginkan. Sayangnya, Automatic Bidding kurang fleksibel. Hasil klik yang didapatkan juga terkadang kurang relevan dengan audiens yang Anda tuju.

Gunakan CPC (Cost-Per-Click)

CPC bidding biasanya dilakukan pada campaign dan ad group. Fungsi CPC adalah meningkatkan traffic dengan tetap melakukan setting bidding secara manual. Prosesnya adalah menganalisis conversion data terdahulu agar hasil klik lebih maksimal.

Gunakan CPM (Cost-Per-Thousand Impressions)

Sedikit berbeda dengan CPC, CPM bidding mengizinkan pengiklan membayar per 1.000 kali iklan tampil, bukannya per klik. CPM biasanya lebih difokuskan pada campaign di Google Display Network untuk meningkatkan brand awareness.

Gunakan CPA (Cost-Per-Acquisition)

Conversion adalah transaksi atau pembelian, pendaftaran maupun pengisian form yang merupakan aksi langsung audiens terhadap iklan yang Anda pasang. Untuk memaksimalkan strategi bidding ini, pastikan campaign Anda setidaknya sudah mendapatkan 15 conversion dalam sebulan terakhir.

Itulah beberapa upaya memaksimalkan strategi bidding pada Google AdWords. Pilihan bidding memang beragam dan bisa jadi sangat rumit jika Anda tidak mengetahui apa tujuan beriklan melalui AdWords. Karena itu, sebaiknya Anda terlebih dahulu menentukan tujuan digital marketing untuk UKM yang ingin dicapai sebelum menggunakan Google AdWords. Anda juga harus memahami strategi yang Anda gunakan dan selalu mengawasi perkembangannya untuk hasil maksimal.

 

Sources:

koozai.com/blog/pay-per-click-ppc/using-best-adwords-bidding-strategy-business/

disruptiveadvertising.com/adwords/flexible-bid-strategies/

support.google.com/adwords/answer/2472725?hl=en

Perhitungan Strategi PPC Adwords

Ada banyak cara dalam mendatangkan traffic ke website anda. Beberapa diantaranya adalah:

  • Search Engine : organic traffic
  • Social Media : Facebook, Twitter, Path, Google+ dsb
  • Media konvensional : Majalah, koran, banner dsb
  • Mulut ke mulut (viral)
  • Iklan Paid Per Click (PPC) : Jasa Google Adwords, Google Display Network atau Ad Network

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas lebih detil mengenai strategi perhitungan iklan PPC. Menariknya, beberapa client kami terutama untuk E-Commerce mampu membesarkan bisnis mereka dengan mengandalkan strategi iklan PPC ini. Saya akan memberikan perhitungan yang mudah untuk menilai apakah PPC yang anda jalankan sebenarnya mendatangkan keuntungan bagi bisnis anda atau tidak.

Berikut adalah hal – hal yang perlu diperhatikan untuk iklan PPC anda :

Cost Per Click (CPC)

CPC adalah biaya yang anda bayarkan ke jaringan iklan PPC untuk setiap click yang terjadi pada iklan anda. Dengan kata lain :  biaya untuk mendatangkan 1 pengunjung ke website anda dari iklan PPC anda.

Jaringan iklan PPC seperti Jasa Google AdWords biasanya menggunakan konsep lelang untuk setiap keywordArtinya, semakin besar alokasi dana maksimum yang bisa anda sediakan untuk 1 click, semakin besar pula kesempatan iklan anda untuk ditampilkan. Pada kenyataannya, biaya yang anda keluarkan biasanya lebih rendah dari dana maksimum CPC yang anda buat karena mekanisme lelang dan juga pemilihan keyword yang tepat. Maka dari itu, saya merekomendasikan agar anda mengalokasikan maksimum CPC tidak terlalu jauh dari estimasi CPC atau average CPC yang datanya disediakan oleh jaringan iklan pilihan anda.

Dalam menyusun dan menghitung strategi Jasa Adwords saya sarankan untuk menggunakan metode konservatif. Selalu gunakan angka dana maksimum CPC yang bisa anda alokasikan agar lebih akurat dan aman. Tentu anda bisa mendapatkan data yang lebih akurat dari biaya aktual, namun kendalanya adalah angka aktual sangat fluktuatif sehingga menyulitkan perhitungan.

Conversion Rate (CR)

Jika pencatatan dilakukan dengan baik atau Google Analytics dipasangkan pada website, anda bisa mengetahui berapa banyak pengunjung yang akhirnya membeli atau menggunakan jasa yang disediakan.

Untuk mempermudah anda, bagilah jumlah orang yang membeli produk anda dengan total pengunjung website anda dalam 1 periode.

Sebagai contoh, jika pada bulan ini anda bisa mendapatkan 120 orang yang membeli produk anda, dan pada bulan ini jumlah pengunjung yang datang ke website anda adalah 2,500 pengunjung maka conversion rate anda adalah :

( 100 : 2,500 ) = 0.04

Tips : Gunakan rata-rata conversion rate untuk beberapa periode (3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun) sebagai angka perhitungan bisnis anda. Jika dimungkinkan, gunakan data pengunjung dan pembeli yang didatangkan hanya dari iklan PPC anda agar lebih akurat.

Yield per Conversion (YPC)

Untuk mendapatkan YPC, bagilah total keuntungan yang dibuat dengan jumlah pengunjung yang membeli produk anda. Pada dasarnya YPC memperlihatkan berapa rata-rata profit yang dihasilkan untuk setiap pelanggan anda.

Dalam menghitung profit, pastikan anda memasukkan biaya pokok untuk menjual produk anda seperti

  • biaya produksi/pembelian
  • biaya kemasan
  • biaya pengiriman barang.
  • dsb.

Jangan memasukkan biaya overhead yang tidak berhubungan dengan COGS seperti

  • gaji karyawan administrasi
  • gaji customer service
  • gaji direksi.
  • Biaya pemasaran seperti PPC
  • dsb.

Yield per Visitor (YPV)

Anda bisa mendapatkan YPV dengan mengalikan CR dengan YPC

YPV = CR x YPC

YPV memberikan gambaran mengenai rata-rata potensi uang yang bisa didapatkan untuk setiap orang yang mengunjungi website anda. Contohnya jika YPV anda adalah 5,000 artinya untuk setiap 1 orang datang mengunjungi website, anda mendapatkan uang sebesar Rp 5,000.

Strategi PPC

Dalam membuat sebuah strategi PPC, kita harus memperhatikan  YPV  dan CPC. Jika kita mendapatkan bahwa YPC > CPC maka anda menjalankan kampanye yang sehat. Setiap traffic yang anda datangkan tetap mendatangkan profit bagi bisnis anda. Dan jika anda menemukan YPV = CPC, maka anda menjalankan kampanye yang tidak mendatangkan profit, tapi tidak rugi juga.

Jika anda perhatikan penjabaran saya di atas, sebenarnya variable yang saya sebutkan masih bisa anda kontrol semua. Pekerjaan rumah kita untuk mendapatkan kampanye yang sehat adalah :

  • Rendahkan CPC anda dengan pemilihan keywords dan strategi yang lebih baik.
  • Naikkan conversion rate anda dengan membenahi website design dan copywriting
  • Dan turunkan biaya-biaya pada produk anda untuk mendapatkan margin yang lebih baik.

Semoga tips dari saya membantu. Saya berharap bisa memberikan sedikit pencerahan bagi anda yang ingin menjalankan kampanye Jasa adwords Murah Dan saya juga terbuka kalau ada yang ingin memberikan masukan dan juga tanggapan dengan komentar di bawah artikel in